Cara Mengobati Penyakit Miom Secara Tradisional dengan Bahan Alami

Cara Mengobati Penyakit Miom Secara Tradisional dengan Bahan Alami inilah yang akan kita bahas kali ini, kenapa alami karena dengan menggunakan bahan alami menjauhkan kita dari efek samping, yuk kita sedikit tentang organ intim dan miom ini terlebih dahulu. Yah organ wanita memang memiliki bagian dan juga tugas yang kompleks, Oleh karena itu mengapa kita harus menjaga kebersihan dan kesehatannya. Jika kita tidak rajin menjaganya banyak penyakit yang akan menyerang sepetri Miom, kista ataupun kanker serviks. Hmmmm cukup mengerikan bukan? Selain merugikan diri anda juga merugikan pasangan anda.     Pada pembahasan kali ini saya akan mengkhususkan soal penyakit miom terlebih dahulu. Banyak orang mengatakan miom dan kista sama, padahal tidak. Kista yang tumbuh pada organ intim wanita ini berisikan cairan sedangkan miom merupakan daging yang tumbuh disekitar organ intim wanita. Miom sendiri muncul dikarenakan faktor hormon dan juga gaya hidup yang kurang sehat. Anehnya walaup...

Morning Sickness dan Hiperemesis Gravidarum

Pada wanita yang sedang hamil muda, pasti sangat familier dengan istilah morning sickness. Istilah morning sickness ini sering digunakan untuk ibu hamil yang mengalami mual (terkadang disertai muntah) pada masa awal kehamilan. Rasa mual dan muntah ini, paling sering dirasakan pada pagi hari ketika bangun tidur. Kondisi yang terjadi ini akan berbeda pada setiap ibu hamil, ada yang menghilang dengan cepat, namun ada juga ibu hamil yang merasa mual sepanjang hari. Hal ini masih dianggap wajar, selama rasa mual dan muntah yang dialami ibu hamil masih terbilang wajar.

morning sickness
pic: emed.com.au
Sayangnya, karena merasa bahwa rasa mual serta muntah adalah hal yang wajar terjadi pada ibu hamil, banyak yang tidak menyadari bahwa sebenarnya yang sedang dialaminya bukanlah morning sickness, melainkan hiperemesis gravidarum. Gejala awal hiperemesis gravidarum ini memanglah serupa dengan morning sickness, karena itulah banyak ibu hamil yang tidak menyadarinya, sehingga penanganannya pun terlambat dilakukan. Banyak ibu hamil yang baru ditangani secara profesional oleh dokter kandungan, ketika kondisinya sudah cukup parah. Padahal, jika ditangani lebih cepat efek dari kondisi ini akan dapat diminimalis.

Lalu, apa sih perbedaan dari morning sickness dan hiperemesis gravidarum? Berikut ini adalah beberapa penjelasannya.
  • Morning sickness
Morning sickness sering juga disebut emesis gravidarum atau  nausea gravidarum. Ibu hamil yang mengalami morning sickness ini biasanya akan merasa mual dan terkadang disertai muntah ketika pagi hari hingga siang hari (tergantung kondisi ibu hamil). Rasa mual ini disebabkan karena peningkatan hormon estrogen dan progesteron yang terjadi pada ibu hamil, dan menyebabkan proses pengosongan usus menjadi lebih lambat. Selain itu, rasa mual ini juga bisa dipicu oleh bau yang ada di sekitarnya (misalnya bau masakan tertentu). Namun, mual dan muntah ini akan berangsur membaik seiring dengan perkembangan usia janin, dan hilang ketika kandungan berusia 12 atau 16 minggu.
  • Hiperemesis Gravidarum
Hiperemesis gravidarum ini memiliki gejala serupa dengan morning sickness, namun dalam kondisi yang lebih parah. Mual dan muntah yang dialami ibu hamil bahkan bisa mengganggu aktivitasnya, dan membuatnya kehilangan selera makan. Berbeda dengan morning sickness yang akan membaik setelah kandungan berusia belasan minggu, pada hiperemesis gravidarum ibu hamil bisa merasakan mual dan muntah berlebihan sepanjang masa kehamilan. Karena itulah, bagi ibu hamil yang mengalami kondisi ini harus segera melakukan konsultasi ke dokter kandungan, demi kesehatan dan keselamatan ibu dan janin dalam kandungan. (Yv)

Komentar